NEWS

Pemerintah Kota Padang Matangkan Pembangunan Strategis di Bungus Teluk Kabung

Padang – Pemerintah Kota Padang mulai mematangkan berbagai rencana pembangunan strategis di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Kawasan yang berada di gerbang selatan Kota Padang ini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan baru, mulai dari pengembangan wisata olahraga, penataan kawasan transportasi, hingga penguatan peran masyarakat adat dalam menjaga ketertiban sosial.


Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat bersilaturahmi dengan pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bungus Teluk Kabung di Kantor KAN setempat, Kamis (4/6/2026).

Dalam pertemuan yang dihadiri unsur ulama, ninik mamak, cadiak pandai, dan tokoh masyarakat, Fadly menegaskan bahwa Bungus Teluk Kabung memiliki posisi strategis dalam arah pembangunan Kota Padang ke depan.

“Bungus Teluk Kabung merupakan radar pembangunan Kota Padang,” ujar Fadly Amran.

Salah satu program prioritas yang tengah disiapkan adalah pembangunan stadion sepakbola yang akan menjadi pusat pembinaan talenta muda sekaligus home base Akademi Sepakbola Kota Padang. Fasilitas tersebut juga diproyeksikan menjadi markas Persatuan Sepakbola Padang (PSP) yang saat ini tengah berjuang di kompetisi Liga 3 nasional.

Fadly menilai Bungus memiliki potensi besar sebagai kawasan wisata olahraga berkat panorama alam yang menarik dan ketersediaan lahan yang memadai.

“Kita memiliki konsep menjadikan Bungus sebagai pusat wisata olahraga. Apalagi PSP akan memasuki usia 100 tahun pada 2028. Bungus yang indah dan bersahabat sangat cocok menjadi lokasi pengembangan akademi sepakbola dan stadion,” katanya.

Pemerintah Kota Padang telah mengidentifikasi dua lokasi yang dinilai layak untuk pembangunan stadion. Kedua lahan tersebut merupakan aset milik pemerintah daerah, sehingga diharapkan dapat mempercepat proses perencanaan dan pembangunan.

Solusi Parkir Truk dan Penguatan Adat

Selain sektor olahraga, Pemkot Padang juga menyiapkan solusi permanen atas permasalahan parkir truk yang kerap memadati bahu jalan di kawasan Bungus Teluk Kabung. Fadly mengatakan telah berkoordinasi dengan PT Pelindo untuk memanfaatkan lahan seluas sekitar 1,5 hektare sebagai area parkir kendaraan angkutan barang.

“Insyaallah solusinya sudah kami dapatkan. Pelindo memiliki lahan yang bisa dimanfaatkan sebagai area parkir truk sehingga ke depan tidak ada lagi kendaraan yang parkir di badan jalan,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan meningkatkan keselamatan lalu lintas sekaligus menciptakan kawasan yang lebih tertib dan nyaman.

Dalam dialog tersebut, Fadly juga menerima berbagai masukan dari para ninik mamak terkait isu sosial, seperti penyalahgunaan narkoba, kriminalitas, dan permasalahan generasi muda. Menanggapi hal itu, Pemkot Padang tengah mempersiapkan Peraturan Daerah (Perda) Nagari yang akan memperkuat peran lembaga adat dalam menjaga ketertiban masyarakat.

“Setelah Perda Nagari disahkan nanti, akan ada penguatan hukum adat yang dapat berjalan berdampingan dengan sistem pemerintahan untuk menjaga kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Respons Positif dari Tokoh Adat

Rencana pembangunan yang disampaikan Wali Kota mendapat sambutan positif dari para tokoh adat. Salah seorang pengurus KAN Bungus, Arpendi Dt Tan Bagindo, menyatakan bahwa kehadiran stadion dan akademi sepakbola akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Jika stadion dibangun di Bungus, tentu akan banyak orang datang. Ini akan berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KAN Bungus Teluk Kabung, Reizul Mailis Dt Rajo Nando, menyambut baik kunjungan Wali Kota yang membuka ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat adat.

Melalui berbagai program ini, Bungus Teluk Kabung diharapkan tidak lagi sekadar menjadi kawasan penyangga, melainkan berkembang sebagai pusat ekonomi baru yang menggerakkan sektor olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar